Rabu, 01 Februari 2017

Phobia Itu Harus Di Lawan

Ada macam-macam jenis phobia di dunia ini. Ada phobia terhadap ketinggian, ada phobia terhadap suatu binatang, bahkan ada juga phobia terhadap mantan. Nah yang terakhir kayaknya banyak juga nih yang ngidap. #TawaDikit #Haha

Setiap orang juga pasti punya phobia atau ketakutan terhadap suatu hal. Seperti hal nya gue yang mempunyai phobia naik motor jauh. Ada juga kah yang kena phobia jenis ini? kalo ada tulis di kolom komentar yah, biar gue kasih tau tips ngelawannya.

Phobia naik motor jauh ini gue dapatkan saat masih Stm, tepatnya setelah gue kecelakaan motor di daerah Vilper (Villa Pertiwi) Depok. Kecelakaannya cukup fatal sampai mengakibatkan:
  • Dinyatakan koma selama 3 hari (karena kekurangan darah)
  • Amnesia atau hilang ingatan selama 7 hari
  • Gabisa mangap selama sebulan (makan pun hanya energen melalui sedotan pop ice)
  • Jahitan di Dagu (organ tubuh bawah bibir) sebanyak 17 jahitan.
Menurut lo ini parah ga? yang bilang ngga parah gue tampol.
**

Dari kejadian itu sebenernya gue udah takut mengendarai motor. Tapi setelah dicoba-coba dengan keberanian, ternyata gue gapapa kalo jarak deket. Cuma kalo naik motor kejauhan, tangan pasti gemeteran dan pikiran gue langsung ngawang-ngawang.

Makanya gue ga pernah naik motor jauh-jauh lagi. Paling jauh itu palingan dari kota Depok sampai kawasan Puncak di Bogor. Kalau berlibur ke luar kota yang lebih jauh dari itu, gue selalu menggunakan mobil.
**


Awal tahun 2017 kemarin gue mulai nggak kerja (read: nganggur), udah gue ceritain disini. Gue pengen liburan yang lama, tapi gak ngabisin duit yang berlebihan. Gue pilihlah Jogjakarta.
Nah, karena waktu libur gue sangat banyak dan ga diuber waktu juga, gue pengen ke Jogja-nya naik kendaraan pribadi. Tapi kan si Hokka udah dijual, dan kendaraan gue tinggal si Jaka doang.

Rip Hokka :( baek-baek yak sama majikan baru
Dan kenalin Jaka a.k.a Jagoan Kampung, hahaha.

Jaka yang gagah :) tapi belepotan baru balik dari Jogja

Mau gamau gue bawa Jaka ke Jogja, yang artinya gue harus bisa ngelawan phobia yang selama ini sangat suliit gue hadapi.

Gue atur itinerary dan akhirnya gue berangkat berdua sama temen gue. Dari Depok jam 20.00wib. Gue jalan terus sambil menikmati perjalanan malem di jalur pantura yang ngeri-ngeri sedhap (takut banyak lobang dan begal). Jalan lurus itu gue lalui dengan motor di kecepatan 60-80Km/jam aja (gue pasti diketawain Boy anak jalanan nih kalo bawa motor pelan gini -_-).

Sedangkan baru sampe kota Jogja jam 18.00wib besok-kan-nya atau sekitar 22 jam perjalanan.

Jangan kalian tanya tulang rasanya kaya gimana dan kenapa nyampenya lama.
Rasain sendiri.
Pegelnya kuadrat breee!
**

Walaupun sepanjang jalan bawa motornya bergantian. Tapi gue lega banget karena bisa ngelawan phobia naik motor jauh yang dulu amat menakutkan bagi gue. YEAH!!!

Kalo kalian yang baca, punya phobia apa? dan udah coba dilawan belum phobia-nya?


Baca juga:
Baca selengkapnya

Selasa, 31 Januari 2017

Alasan dan Tips Kenapa Nomor Handphone Kita Harus Cantik

Mungkin ada yang berpendapat kalau nomor cantik pada handphone tidak lah diperlukan. Selagi masih bisa untuk telepon, nomor cantik diibaratkan hanya sebagai 'figura', yaitu untuk memperindah suatu nomor saja.

Tapi berbeda dengan gue yang lebih memilih nomor cantik sebagai kebutuhan. Gue membeli nomor cantik di ITC Depok 2 tahun yang lalu, dan masih gue pakai sampai sekarang. Setelah sebelumnya gonta-ganti kartu melulu karena masalah harga kuota internet yang berubah-ubah (maklum mahasiswa).

Ini lah 6 alasan kenapa gue lebih memilih memakai nomor cantik ketimbang memakai nomor handphone biasa:

1. Mudah diucapkan
Jika kehidupan sosial lo luas, maka nomor yang cantik itu sebuah keharusan. Karena pasti ada saja yang meminta nomor lo untuk suatu keperluan, dan ketika saat itu datang, lo akan menyebutkan nomor cantik lo dengan bangga karena mudah diucapkan.
Orang yang meminta nomor kita juga akan lebih mudah menangkap apa yang kita sebutkan dan orang tersebut tidak akan meminta untuk mengulangi nya sekali lagi.

Pasti jengkel kan, ketika lo minta nomor telepon seseorang tetapi nomor nya tersebut sangat berantakan, sehingga lo mengeja nya bahkan sampai mengulangi nya berkali-kali untuk memastikan nomor yang lo input sudah benar. Nah, Setidaknya dengan kita memakai nomor cantik, kita sudah mengurangi satu manusia yang menjengkelkan itu.

Sampe ada komunitasnya bro haha, foto dari sini


2. Tidak takut salah kirim pulsa
Pulsa adalah nyawa bagi handphone pada jaman sekarang. Dan jika kita sedang mengisinya di counter pulsa, pasti ada perasaan takut pulsa kita akan salah kirim ke nomor orang lain. Apalagi kita beli pulsa dengan nominal besar, sehingga harus mengecek beberapa kali untuk memastikannya. Dengan nomor cantik, lo gausah takut ini bakal terjadi.

3. Mudah dihapal
Gebetan adalah seseorang yang harus kita pepet sebelum dipepet orang. Karena alasan itu, sudah pasti kita akan lebih sering menelponnya.
Pernah punya gebetan tapi nomor handphone nya ribet banget? gue punya sekali dulu. Ngapalin nomornya nya pun butuh perjuangan banget. Seperti Ujian Nasional matematika. Oke ini lebay.

Berbeda dengan nomor cantik. Sekali waktu kita menyebutkan dua atau tiga kali nomor itu, pasti kita sudah hapal.

4. Ga ganti kartu melulu
Ini sudah pasti. Ketika mempunyai nomor telepon cantik, kita akan lebih menjaganya dan lebih sayang terhadap nomor tersebut, kita jadi tak mudah mengganti kartu sim hanya karna putus dengan pacar.

5. Teman lama tetap terjaga
Setelah membaca poin nomor 4. Sudah pasti nomor cantik kita pakai bertahun-tahun, bahkan mungkin selama kita masih menggunakan hp.
Ini bagus karena ketika kita sudah menjadi alumni dari Sekolah atau Universitas, kita sudah jarang berhubungan dengan orang yang dahulu sering banget bertemu kita. Sehingga dengan nomor cantik yang kita miliki, nomor kita ga akan berubah dan lebih mudah jika ada yang ingin menghubungi kita.

6. Nomor kita gak akan berubah
Sudah gue bilang di nomor 4 dan 5, kalo kita punya nomor cantik, pasti kita sayang dan jaga terus. Bahkan kalo misalkan hp kita hilangpun, kita akan mendatangi kantor penyedia kartu sim tersebut untuk membuat sim card baru dengan nomor dan identitas nomor cantik kita yang lama.


Ya, intinya dengan memakai nomor cantik, orang yang pernah dekat dengan kita akan lebih mudah untuk mengkontak kita. Karena sosial media bisa saja di hapus dan gak aktif. Tapi nomor telepon akan selalu aktif dimana handphone tersebut menyala.

***

Jadi, dengan 6 alasan yang sudah gue sebutkan di atas, apakah kalian ingin mengganti nomor kalian dengan yang lebih cantik?
Berikut tips nya jika kalian ingin membeli nomor cantik:

Tentukan operator yang kalian minati. Pastikan operator itu memenuhi 4 kriteria ini:
  1. Memiliki sinyal 4G yang bagus di area rumah;
  2. Paket internet murah sesuai kantong;
  3. Biaya telepon yang murah
  4. Banyak yang pakai di cirle kita.

Baca juga:
Baca selengkapnya

Senin, 30 Januari 2017

Pentingnya Bergabung Dengan Komunitas Bloger

Waktu awal ngeblog, gue bergabung dengan komunitas apa saja yang ada kaitannya dengan dunia per-bloger-an. Dari komunitas bloger yang sudah terkenal, komunitas bloger berdasarkan wilayah tempat tinggal, komunitas blog yang berdasarkan genre/konten blog, sampe komunitas menulis agar tulisan yang gue posting di blog tak menyalahi aturan kbbi.

Karena hasrat nulis yang masih menggebu-gebu, blog gue waktu itu sampe ada 7 buah dan blog nya aktif semua (rajin posting dan banyak yang komentar). Gue bikin sebanyak itu agar tak mempunyai blog yang konten-nya gado-gado (berkat ke'sotoy'an gue sendiri tentang SEO).

Sampe akhirnya gue tersadar. Awalnya gue ngeblog kan buat nyalurin hobi menulis aja. Ada yang baca syukur, ngga yaudah. Bukan buat bikin pusing karena punya kebanyakan. Jadi dengan berat hati, gue hapus semua dan menyisakan satu blog yang kasihan ini.

Karena hasrat menulis yang menurun akibat sibuknya bekerja, blog ini pun seperti tak mempunyai jiwa. Niat awal cuma mau dimasukin konten yang berhubungan dengan jenjang perkuliahan aja, eh malah jadi gajelas kaya gini. Yaudah, resiko. #LahMalahCurhat

Indonesia Blogger, foto dari sini

Diawal tahun 2017 ini, gue rasanya sendirian di dunia blogging. Tak mempunyai teman bloger dan tidak tergabung dengan komunitas bloger. Tak ada yang berkomentar, tak ada yang blogwalking dengan sengaja, tak punya pembaca setia, serta pageview yang hanya berkisar puluhan saja. Sudah membuat blog ini seperti sampah dunia maya.

Maka dari itu gue bakal gabung ke beberapa komunitas bloger untuk terus dapat berjalan dengan kokoh di dunia maya. Karena ngeblog ngga mempunyai komunitas itu seperti orang yang linglung ditengah kerumununan massa, dan sialnya, inilah kondisi yang gue alami sekarang.

Berikut ini adalah keuntungan yang gue dapatkan ketika masih bergabung dalam beberapa komunitas bloger:

1. Promosi blog gratis
Dengan bergabung komunitas bloger, blog lo akan naik ke permukaan dengan sendiri nya berkat jaringan bloger komunitas lo. Blog lo akan sering dikunjungi teman-teman komunitas (blogwalking) yang akan menjadikan blog lo di index mesin pencari terus-terusan.

2. Mendapatkan banyak backlink
Backlink merupakan hal penting dalam dunia blogging. Banyak backlink yang positif akan membuat mesin pencari menaruh kepercayaan lebih untuk blog lo, yang akan berdampak bagus di hasil penelusuran. Dan jika tergabung dalam komunitas bloger, sudah pasti backlink dengan sangat mudah di dapatkan.

3. Mendapatkan ilmu dan wawasan baru
Seorang bloger menurut gue adalah orang yang mempunyai wawasan luas. Pikiran mereka lebih terbuka terhadap hal-hal baru dibandingkan yang bukan bloger, mereka melek dengan dunia di masa depan.
Seorang bloger juga paham betul sama istilah ilmu tak akan pernah cukup dan harus dibagikan. Pasti ada saja informasi-informasi baru yang disebar dalam jejaring komunitas bloger yang sebelumnya kita tidak mengetahuinya.

4. Ide menulis yang datang terus
Menjadi bloger takkan bisa hanya sendirian. Pasti akan ada situasi jenuh dan males menulis yang timbul. Ketika fase itu datang, komunitas lo akan terus menyemangati lo. Dan lo bisa berkunjung ke blog teman komunitas lo untuk memotivasi diri lo sendiri agar tetap ngeblog.

Itu hal yang bakal lo dapetin jika lo bergabung dengan komunitas, wahai bloger. Hal ini juga yang pengen gue dapatkan lagi dalam dunia blogging, sekarang.

Foto: Google.com



Baca selengkapnya

Jumat, 27 Januari 2017

Mengacungi Jempol Rektor dan Wakil Rektor UII yang Mengundurkan Diri

Di tengah berita utama tentang kasus korupsi salah satu hakim Mahkamah Konstitusi yang memalukan, ada berita yang menangkap perhatian gue saat nonton tv semalam. Yaitu Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta yang mengundurkan diri, tanpa ragu.

Bapak Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc. mengundurkan diri di hadapan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristek) Mohammad Nasir saat rapat tertutup dengan Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) wilayah V Yogyakarta, kemarin.

Beliau memilih mundur karena merasa teledor atas meninggalnya tiga mahasiswa UII dalam acara 'Diksar The Great Camping 37' di kaki gunung lawu yang diadakan Mapala Unisi.

"Sebagai pimpinan dan tanggung jawab moral, saya mengundurkan diri. Kesalahan bukan pada anak buah. Kesalahan mutlak pada pimpinan. Saya memohon maaf sebesar-besarnya karena telah mencoreng nama baik Pendidikan Indonesia" Ujar pak rektor pada kamis (26/1/2017).

"Tidak ada paksaan atau sanksi, murni dari saya secara moral karena saya gagal memimpin. Dari pada pertanggungjawaban saya di akhirat nantinya berat" tambah pak rektor.


Bapak Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc. atau biasa dipanggil pak Har, foto dari sini

Setelah semalam sempat membuat petisi dengan judul Save Rektor UII di laman change.org. Pagi ini, Mahasiswa UII melakukan aksi unjuk rasa penolakan atas keputusan mundurnya pak Rektor Harsoyo tersebut.

Namun belum sempat #SaveRektorUII berjaya, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Dr. Abdul Jamil, SH. ikut mengundurkan diri juga.

"Saya tidak mau akreditasi UII dicabut gara-gara saya dan pak rektor tidak mengundurkan diri. Maaf adek-adek, ya. Jadi perbuatan, statement saya mengundurkan diri, itu adalah tanda saya mencintai UII" kata beliau sambil menangis.

Note: Tadinya video gue pengen ambil dari akun @lambe_turah di instagram, tapi begitu mau di save, akunnya di gembok, yang mau liat videonya silahkan kesana, kalau belum dihapus.
**

Gue sebagai mahasiswa tentu mengharapkan orang baik seperti beliau-beliau selalu berada di jalur pendidikan. Karena sejatinya, pendidikan adalah kejujuran dalam bermoral. Mempunyai etika dan berbudi luhur tinggi adalah contoh orang-orang terdidik, yang jika memimpin pasti selalu adil, bahkan sejak dalam pikiran.

Keputusan yang bapak rektor dan bapak wakil rektor UII ambil adalah cerminan dari pendidikan yang bersih. Jika tanpa kemurnian hati, tak mungkin keputusan seperti ini bisa keluar.

Begitulah memang, Pemimpin yang baik selalu di sayang dan di rindukan bagi siapapun yang masih memiliki akal sehat. Kami menaruh hormat padamu, pak.

Setelah baca artikel kenapa tiga mahasiswa UII bisa meninggal disini, gue yang merupakan pecinta alam juga sangat menyayangkan kenapa hal ini bisa terjadi. Memang bergiat dengan alam bebas harus memiliki mental yang kuat, tapi mental yang kuat tentu tidak bisa dihasilkan dalam waktu singkat.


Yudi, Senior Mapala Unisi yang juga sebagai pemimpin regu, foto dari @lambe_turah
Baca juga: Apa yang bisa kita banggakan dari kota Depok?
Baca selengkapnya

Apa Yang Bisa Dibanggakan Dari Kota Depok

Tak banyak orang tau tentang Depok, salah satu kota penyangga Ibukota yang lokasi persisnya berada di selatan Jakarta.

Sebagai kota yang masuk dalam segilima pusat kota, yaitu JaBoDeTaBek. Mungkin Depok berada di urutan paling buncit dari segi ketenarannya. Tak mempunyai infrastruktur dan kawasan yang mumpuni membuat Depok hanya dianggap sebagai anak bawang oleh ke-empatnya.

Silahkan saja kalian tanya sama orang luar Pulau Jawa. Atau gausah jauh-jauh, coba lo tanya sama orang Jawa Tengah dan Jawa Timur tentang Depok. Pasti kebanyakan orang menggelengkan kepala nya. Mereka lebih tau kota Bogor dan kota Bekasi.

Welcome in Depok Cyber City, foto dari sini

Kota yang pernah di cap sebagai rumah para Begal motor ini juga tak mempunyai icon yang jika dikunjungi bisa membekas di hati. Dengan iming-iming kota belimbing,  palingan jika lo berjalan-jalan mengelilingi kota Depok, bukan pohon belimbing atau penjualnya yang banyak lo temui, melainkan cuma ruko-ruko yang bertebaran di setiap sudut kota. Hal ini juga yang membuat banyak orang melabeli Depok sebagai 'kota seribu ruko'.

Kesemrawutan kota dan kemacetan yang nggak teratur, padahal kota masih muda. Membuat segelintir orang juga menyerukan agar kota Depok segera dibubarkan. 'Enak aja luh pada maen nyuruh bubar-bubar aja. Emang nya lo Presiden. Hometown gue nih gini-gini juga'.

Namun jika dilihat dari prestasinya, Depok pun menunjukan hal serupa. Boro-boro prestasi, 80% warga Depok juga paling gatau siapa nama walikota dan wakil walikota nya yang sekarang. Tentu ini berdasarkan pemikiran subjektif gue setelah bertanya ke 5 orang kawan, dan semuanya gatau.

walikota dan wakil walikota depok periode 2016-2021
Bapak Walikota dan Bapak Wakil Walikota Depok, foto dari sini

Untuk kedepan, wakil walikota Depok katanya akan membangun stadion bertaraf internasional. Gausahlah terlalu jauh pak, cukup sediakan kami---kawula muda---tempat berkumpul untuk menghabiskan sore dan malam hari. Biar kami tak menjadi manusia yang terlalu indoor, hahaha. Jelas beda rasanya ngopi di kafe dan di taman, begitupun kumpul komunitas.
Minimal buatlah alun-alun ditengah kota, sekitaran margonda raya yang mudah aksesnya dari segala arah. Pastikan juga tempatnya nyaman dan lengkap fasilitasnya. Depok itu paling miskin taman loh pak di antara kota penyeimbang lainnya.

Lalu, untuk sekarang apa yang bisa gue banggakan dari kota Depok? Tim Jaguar? hahaha 100x


Baca juga: Pentingnya bergabung dengan komunitas bloger
Baca selengkapnya

Minggu, 22 Januari 2017

Tentang Doa, 22 Januari dan Ucapan Selamat Ulang Tahun Kepada Raya Rambu Rabbani

Walau rambutnya sudah mulai memutih, beliau masih tetap menghibur para penggemarnya. Beliau masih sering mengadakan roadshow dari kota ke kota. Konser yang sedang ia jalani saat ini adalah konser Top Nation Coffe yang sudah digelar di Medan, 7 Januari lalu di Taman Budaya Yogyakarta, semalam di Samarinda dan akan digelar di 5 kota lagi, yaitu Palembang, Makassar, Semarang, Bandung, dan Cirebon.

Abah Iwan Fals---begitu kami memanggilnya---digadang-gadangkan bakal menjadi salah satu legenda besar musik Indonesia. Hal tersebut tentu sepadan karena dari dulu beliau bermusik(sebelum gue lahir) beliau selalu berada di pihak masyarakat bawah. Disaat rakyat takluk pada rezim pemerintah zaman itu, beliau menghantam pemerintah dengan menggemakan lagu-lagu lewat lirik-lirik nya yang tajam.

Begitu banyak yang mencintai karya nya, bahkan sampai sekarang. Dimanapun beliau mengadakan konser. OI dari segala penjuru wilayah akan selalu berjubel memadati arena konser beliau. Tetaplah sehat Abah Iwan! Doa kami selalu bersamamu.

Baca juga: Kopi ku, kini tak habis lagi



Damai Kami Sepanjang Hari, foto dari sini


Rumah yang sama-sama di kota Depok, membuat gue jarang absen ketika beliau mengadakan konser di Panggung Kita(rumah beliau). Sering mendengarkan lagu beliau membuat gue punya lagu-lagu favorit dari album-album yang beliau rilis. Salah satu yang sering gue putar sekarang adalah lagu yang berjudul 'Raya'.
Lagu ini diciptakan sang maestro untuk anak ketiga nya yang berwajah bule, guanteng banget coy. Banyak sekali doa dan harapan yang tersurat dalam lirik lagunya, membuat gue penasaran, jadi seperti apakah Raya besar nanti.

Lagu beliau juga ada yang berjudul tanggal postingan ini terbit, 22 Januari, yang dimuat dalam album Sarjana Muda 36 tahun silam. Lagu tersebut mengalun santai, namun belum tau pasti lagu itu bermakna apa, cuma banyak anak OI yang bercerita itu adalah tanggal jadian nya Abah Iwan dan Mbak Yos.


Entah kenapa Januari jadi banyak cerita. Ketiga anak Abah Iwan juga lahir di bulan awal kalendar masehi ini. (Alm) Galang Rambu Anarki pada tanggal 1 Januari 1982, Annisa Cikal Rambu Basae pada tangal 3 Januari 1985, dan si bontot Raya Rambu Rabbani pada hari ini yaitu tanggal 22 Januari pada 2003 silam.


Foto dari sini

Selamat ulang tahun, Raya Rambu Rabbani.

Janganlah sombong. Jangan jadi penipu.

Bergembira selalu. Tolong orang yang tak mampu.


Baca juga: Berhenti Ngerokok itu Gampang
Baca selengkapnya

Selasa, 27 Desember 2016

Mari Hapus Mental Bekerja

Diakhir tahun ini gue resmi jadi pengangguran, setelah habis kontrak di perusahaan lama tempat gue bekerja.
Gue sih ga sedih-sedih banget karena bekerja emang bukan prioritas utama gue. Selama ini gue bekerja biar bisa bayar kuliah dan bayar kosan.

Tapi gue juga sedikit takut, gimana gue bisa idup kalo ngga kerja.
Kondisi ekonomi gue yang berada ngambang ditengah ke bawah seringkali membetulkan kalimat 'kalau ga bekerja mau makan apa'.

Tapi selama gue bekerja tiga tahun kebelakang, gue juga sering merenung jika melihat meme Alm. Bob Sadino yang ini.




Foto: Google.com

Dan dalam kondisi waktu yang sedang senggang ini, gue mau mencoba merintis sebuah usaha yang gue idam-idamkan sembari nunggu panggilan kerja dari perusahaan lain.

Singkat cerita nih:

Tahun 2010 tepatnya, saat baru pertama kali gue dateng ke acara Jakarta Clothing Expo atau biasa anak muda sebut Jakcloth. Gue langsung bercita-cita membuka clothing line sendiri dengan gambar dan tulisan yang gue hasilkan.

Namun sayang, gue yang hanya punya modal sedikit pun harus bersabar untuk ter-realisasi nya salah satu impian gue itu.
Dan yang gila nya. Sampai sekarang 2016 mau berakhir, gue belum menemukakan titik cerah untuk membuat sebuah clothing line.

Syedih yaa :'(
kalau lu mau ikut sedih juga silahkan.

***

Titik terang mulai muncul kembali saat gue mengikuti acara JNE bulan november kemarin. Kata yang dikeluarkan Bang Jaya masih terngiang-ngiang sampai sekarang.
Kira-kira bunyi quote-nya seperti ini, "Lebih baik kamu kerja jadi bos daripada jadi kuli. Kuli kerja bisa makan, kuli gak kerja gak bisa makan. Kalo bos gak kerja, Bos bisa makan"

Ya kira-kira Bang Jaya sama lah kaya om Bob Sadino. Bukan ingin merendahkan para pekerja. Mereka hanya ingin Bangsa Indonesia itu bangkit dari mental bekerja. Jangan hanya bekerja untuk mimpi orang lain, tapi bekerja lah untuk mimpi kita sendiri.

***

Jalan wiraswasta gue pun mulai terasa bertambah lebar dan cerah saat menonton acara Standup Show nya Pandji Pragiwaksono di Kota Kasablanka, 10 Desember lalu.
Beliau mengatakan. CMIIW, Indonesia gak bakal maju kalau masih mempunyai mental seorang pekerja.

Kalian tau Pandji Pragiwaksono yang StandpComedy-an itu kan? yang kebanyakan orang bilang kalau dia itu ga lucu dan garing. Orang yang lu bilang ga lucu itu ternyata punya piikiran yang amat revolusioner.

Gue mungkin bukan fans berat nya Pandji yang selalu tau schedule dia. Gue hanya orang yang bisa nangkep joke-joke dia di standup walaupun orang lain bilang ga lucu. Sampe-sampe pernah gue ngikutin jadi relawan pak Anies Baswedan gara-gara dia sering banget nge-tweet tentang pak Anies.

Pokoknya Pandji emang cocok jadi tukang ngomong deh.


Di tour standup nya kemarin yang bertajuk "Juru Bicara" Pandji juga mengatakan. Di Old Trafford, stadion kebanggaan tim berlambang iblis lagi megang tongkat itu (haha). Kalau disana, jersey yang dipake pemain dan dijadikan merchandise adalah jersey buatan Indonesia.

Dia bilang, Indonesia sebenarnya punya orang-orang yang sangat mempunyai potensi. Tapi sayang, Indonesia masih mempunyai jiwa pekerja.

***

Kebanyakan orang tidak jadi memulai suatu karya karena takut dibilang jelek. Pandji pun menyadarkan gue lagi lewat bit-nya.
"Jangan takut dibilang jelek jika ingin memulai suatu karya, karena karya pertama lu emang bakalan jelek"
haha bener juga emang. Orang baru ngapain sih ngejar-ngejar bagus nya, yang penting konsisten dulu dan banyak belajar.

Mungkin ini yang gue lupa. Bahwa setiap orang sukses, dulunya juga bersusah payah dalam menghidupkan mimpi nya masing-masing.



Gue juga sebel banget karena ketika curhat sama temen tentang mau jadi pebisnis, gue pasti selalu dianggap bodoh dan diremehkan. Katanya cari yang pasti-pasti aja.

Tapi gue udah punya mimpi, dan saat ini gue yakin bisa menghidupkan mimpi ini walaupun gue tau itu bukan hal mudah dan butuh perjuangan yang ngga sebentar.

Gue emang orangnya ga pernah mengikuti arus. Karena yang mengikuti arus hanya daun kering dan tokay.


Baca juga: Kopi ku, Tak Habis Lagi
Baca selengkapnya

Senin, 12 Desember 2016

Kecanduan Iklan Trivago

Di semester akhir yang entah ke-berapa ini, gue mendapatkan hobi baru yang bisa dibilang weird banget. Yaitu nonton iklan Trivago (salah satu situs booking hotel online).

Banyak yang bilang kesukaan bisa timbul karena sering bertemu. Mungkin alasan itu juga yang membuat gue suka banget sama iklan ini.

Tapi ga semua iklan yang sering nongol di tv bakal disukai loh. Iklan partai Perindo misalnya, bukan main seringnya tayang di tv (terutama di frekuensi yang mpunya). Tapi bukan nya suka, gue malah gedek tuh.

Berbeda dengan iklan Trivago yang membuat ditonton karena memang layak untuk ditonton. Iklan-nya yang santai dan pemilihan bahasa nya yang pas, membuat gue gak menyesal mengidolakan iklan ini.

Bintang iklan nya pun sangat eyecatching. Menarik perhatian pemirsa hanya dengan menggunakan kemeja pink, celana legging; rambut yang aduhai indahnya, serta tahi lalat di dagu yang menambah manis parasnya. Tapi sayangnya gue gatau nama model iklan tersebut (yang tahu, boleh tulis di komentar yah).

Baca juga: Hallo Jakarta, Jangan Pagi Dulu Ya

Pihak Trivago sungguh amat jeli mencari model iklan. Lah bayangkan saja, ketika iklan ini muncul disaat pariwara tv, gue sampai nggak sanggup untuk memencet remot ke channel lain.

Pokoknya kalau kalian sedang liburan dan mencari hotel untuk menginap. Klik Trivago dan temukan hotel ideal dengan harga terbaik.

Buat yang suka iklan Trivago juga, kita toooooss.

Nih iklan nya kalo kalian ada yang belum tahu.


update: Nama bintang iklan Trivago adalah Dahlia Shazwan, artis dari Malaysia. Terima kasih Mas Denny Dwi Budiarto yang telah memberikan informasi nya.

Baca juga: Berhenti Ngerokok itu Gampan
Baca selengkapnya

Minggu, 27 November 2016

26 Tahun JNE Connecting Happiness yang Membuat Gue Happy

Selasa kemarin (22/11) gue mendapat undangan acara Gathering Media & Blogger yang diselenggarakan oleh JNE yang berlokasi di Plaza Senayan, Jakarta.

Gue biasa nya menolak untuk datang ke acara bloger. Tapi entah kenapa, gue antusias banget untuk datang ke acara ini. Sampe-sampe gue dateng lebih awal, yaitu pukul 10.00wib yang padahal acara mulai pukul 12.00wib.
Mungkin karena sering ngirim barang lewat JNE kali yaa. Atau mungkin ada Ria Sarwono (Founder CottonInk) yang wajah nya 'nggemesin'.


Acara dimulai setelah makan siang dengan pembukaan yang membuat gue mengacungi jempol kepada JNE, yaitu menyanyikan lagu kebangsaan "Indonesia Raya".

Selanjutnya acara sambutan oleh bapak M.Feriadi selaku Presiden Direktur JNE, yang beliau juga mengatakan, "Di hari jadinya yang ke-26 tahun dengan tema 'Menginspirasi Negeri', JNE berkeinginan kuat untuk lebih memberikan inspirasi bagi bangsa, dengan setiap langkah JNE yang bertujuan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi karyawan, pelanggan retail maupun corporate, mitra, UKM dan masyarakat luas. Harapannya agar JNE turut berkontribusi terhadap kemajuan bangsa dan negara". Sungguh harapan yang mulia pak.

***

Pencapaian JNE hingga saat ini, salah satunya adalah karena kepercayaan pelanggan. Oleh karena itu, dalam perayaan HUT JNE ke-26 kali ini, JNE mengadakan program Harbokir (Hari Bebas Ongkos Kirim) atau Free Ongkir/ gratis biaya kirim untuk seluruh pelanggan, baik retail customer maupun corporate customer.

Program ini berlaku untuk semua produk layanan (YES, Reguler dan OKE) di tanggal 26 dan 27 November 2016 untuk pengiriman intra wilayah Jabodetabek dan intracity (dari dan tujuan di kota yang sama) di seluruh Indonesia dengan berat paket maksimum 2kg.

Tentu tujuan nya bukan hanya berbagi kebahagiaan, namun JNE ingin agar perayaan hari jadinya kali ini, memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi banyak orang.

Yuk, yang mau kirim-kirim, segera kemasi barang kalian, kirim pada tanggal 26 dan 27 November bulan ini lewat JNE, Gratis tis tis.

***

Dan seperti pada tahun-tahun sebelumnya, program dan acara untuk internal perusahaan pun akan digelar. Khusus untuk tahun ini, JNE akan mengadakan perayaan puncaknya di Wisma Aldiron, Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.72-73, Jakarta.

Ribuan karyawan JNE akan diundang untuk menyaksikan pagelaran di halaman depan gedung tersebut. JNE akan menampilkan beberapa bintang tamu spesial dan juga mengadakan beberapa aktivitas seru lainnya.

Doorprize berhadiah fantastis seperti peralatan elektronik sampai dengan kendaraan bermotor siap dibagikan. Begitu juga grandprize berupa rumah yang tahun ini JNE siapkan untuk 2 orang karyawan yang beruntung.

***

Dan yang menginspirasi gue pada acara ini adalah pada saat sesi Questions & Answers dengan tiga Narasumber, yaitu
  1. Jaya Setiabudi (Pakar Pemasaran dan UKM)
  2. Ria Sarwono (Brand & Marketing Director Cotton Ink)
  3. Eri Palgunadi (Vice Presiden of Marketing JNE)


Dari kiri: Kemal(Host), bang Jaya Setiabudi, Ria Sarwono, pak Eri Palgunadi. Foto dari sini


Di mulai dengan Bang Jaya Setiadi pemilik YukBisnis.com yang memaparkan segala ilmu nya di bidang marketing dengan lugas dan santai. Memberikan analogi pasar e-commerce serta memberikan ilmu-ilmu dalam membangun suatu brand.
Dan salah satu quote Bang Jaya yang gue ingat adalah, "Jadilah Pebisnis! bukan Pedagang."

Narasumber kedua yaitu Ria Sarwono, selaku BM dan founder CottonInk yang juga berulang tahun bulan november. Dia bercerita bahwa pertama mulai, Cotton Ink hanya bermodalkan sedikit rupiah saja(tidak bisa gue sebutkan disini). Itu juga hasil patungan sama Carline Darjanto teman nya dari SMA.
Dia bercerita banyak, dan cara menyampaikannya juga seperti berbicara kepada teman nya, santai abis.
Dan salah satu quote Ria Sarwono yang gue ingat adalah, "Siapa yang maju paling depan saat perang, dia lah yang akan menang"

Dan yang terakhir adalah bapak Eri Palgunadi, beliau menjelaskan secara detil langkah-langkah JNE untuk kedepan dan promo-promo yang akan diadakan oleh JNE, seperti Harbokir yang sudah gue tulis di atas.

***

Damn! ini sih sebuah pencerahan buat gue. Seperti dorongan buat gue yang dari tahun 2010 ingin membuat Clothing Line sendiri tapi sampai sekarang belum juga terwujud. Seakan memberikan uluran tangan untuk dapat berdiri sendiri.

Pokoknya, terima kasih untuk para narasumber yang telah memberikan titik terang buat gue dan khususnya JNE yang telah mengundang saya ke acara Gathering Media & Blogger ini.

Awal tahun 2017 gue akan berusaha sekuat tenaga dan otak untuk dapat mewujudkan salah satu cita-cita gue yang tertunda. yaitu memiliki Brand.


Baca juga: Orang Dulu Naik Gunung Hanya dengan Sekejap Mata
Baca selengkapnya

Senin, 21 November 2016

Pengen Ganti Domain Apa Jangan Yaa

Url blog gue mungkin akan awkward bagi siapapun yang baru mengetahui nya. Yap, 'manapganteng.blogspot.com'. Ada embel-embel ganteng di belakang nama gue. Yang mungkin sebagian orang mikir "pemilik blog nya pasti alay banget".
Dan mungkin kalian juga akan berfikir apakah penulis blog nya itu Aliando, Boy pacarnya Reva, atau Dwayne Johnson yang baru mendapatkan gelar pria ter-sexy 2016 itu.

Tapi salah, salah besar jika kalian beranggapan seperti itu. Seperti yang sudah pernah gue tulis di blog ini juga tentang alasan mengapa blog nya gue berikan url yang sedikit nyeleneh (padahal kalau udah tau sebabnya pasti biasa aja).

Intinya ganteng di belakang nama url gue itu bukan tentang kearifan wajah pemiliknya. Tapi merupakan akronim dari aGan Tengil.

Gue yang dulu seorang kaskuser reputasi hijau, selalu di panggil 'agan' di warnet tempat gue berselanjar di dunia maya. Dan karena emang masih labil kali yaa, tingkah gue saat sekolah emang tengil seperti kebanyakan anak smp lain nya. Maka itu muncul panggilan 'ganteng' buat gue.

Lain dulu lain sekarang. Dari gue yang seneng banget kaskus-an sampe gue males karena reputasi gue merah gara-gara kebanyakan ot di thread orang. Url blog gue tetap begini adanya.


Downhill adalah olahraga yang sangat menantang,. Dan gue suka.

Gue sampe buat tulisan ini karena selalu mendapatkan gelak tawa dan pertanyaan-pertanyaan mengapa url blog gue konyol cenderung alay kek begini.
Yang kebanyakan nanya sih temen gue yang baru follow akun instagram gue. Karena di bio instagram, gue cantumin keterangan kalau gue ini seorang Bloger. Nih yang belom tau instagram gue, follow buruan!

Nah dari cerita yang singkat diatas juga gue mau menyampaikan kenapa blog gue dari dulu ga berubah-rubah menjadi .com.
Selain blog gue belom ramai pengunjung, salah satu nya ya itu. Blog gue masih awkward dalam masalah nama domain. Hahaha bodoamat lah. Lagian juga gue nulis kan ga selalu disini.

Baca juga: Sariawan dan Kelestarian Bumi Kita
Baca selengkapnya

Kamis, 17 November 2016

Makanan yang Jadi Enak Banget Ketika Dimakan Sewaktu Hujan

Setelah tadi pulang ngampus jalanan macet karena banjir, disitu gue tau kalau sekarang adalah musim penghujan. Dasar Jakarta, hobi kok banjir.
Baca selengkapnya

Kamis, 28 April 2016

Sariawan dan Kelestarian Bumi Kita

Udah tiga hari gue makan dengan terlonta-lonta karena ada sariawan dua biji di gusi gue. Lebih tepatnya, satu di bawah gigi sebelah kanan, satu nya lagi persis diseberang atasnya. Arrgh! gue salah. Gue pikir yang paling perih itu selain neraka yaitu sakit hati. Ternyata sariawan itu lebih menyiksa men.
Mao minum air putih aja sungguh terlalu sakitnya, apalagi makan. Tiga hari yang amat sangat penuh duka buat gue.

-----

Pertama saat sariawan ini muncul. Gue merasa agak aneh saat makan. Dan saat gue ngaca, ada bercak putih di gusi gue. Tepatnya di belahan gusi dan bibir bawah sebelah kanan. Gue cuek, ternyata makin gue banyak ngomong, banyak makan, bintik putih itu makin gede, makin perih hingga lama-lama membelah dan saat itu gue sadar, gue terkena penyakit sengke, yaitu sariawan.

Derita yang gue rasain setelah sehari bukan nya kurang malah menimbulkan derita baru. Ya, ternyata sariawan itu ngajak temen nya. Jadi di dalam mulut gue ada dua sariawan yang bersarang dengan santai tanpa menghiraukan pemilik mulutnya sedang muram menahan sakit. Sariawan kedua ini mungkin muncul karena gue seharian ga sikat gigi. Ya boroboro sikat gigi, minum aja mata gue ampe basah saking perihnya. Beeuuuuh.. sariawan sadishhh! janc*k!

Sariawan kedua, gue wajarin, mungkin nimbul karena seharian ga sikat gigi. Nah yang pertama ini yang songong. Sikat gigi rajin, kumur pake anti bakteri sering. Lah dia nyelow-nyelow bae bikin sarang di mulut gue. Fakkk lah!

Selama tiga hari itu pula gue minum larutan panas dalam cap kaki badak. Kalo abis minumnya sih mulut gue kerasa enak, tapi beberapa jam kemudian perih nya muncul lagi... muncul lagi... sariawan ngehe emang!

Setelah nanya-nanya ke temen. Kata nya pake Alboth*l aja, langsung sembuh. Ternyata iya bener. cuma saat diolesin ke sariawan, perihnya pake banget kebangetan. Tapi gapapalah yang penting sembuh, ga tersiksa lagi kalo yang berhubungan sama mulut. Aturan mah dari kemaren bilangin nya, dasar temen sengke.

-----

Gue bingung ketiika kena sariawan karena gue terakhir sariawan saat masih sekolah, saat lapangan bola deket rumah gue belom jadi perumahan. Nah deket lapangan tuh tumbuh pohon daun saga. Daun saga itu yang selalu ngobatin gue saat sariawan dulu. Tinggal direbus, air nya buat kumur-kumur atau langsung di popoh ke bagian yang terkena sariawan, biasanya tuh sariawan langsung minggat. Kalo ga percaya, lu tanya nenek lu aja.

Save our earth, foto dari sini


Sebenernya sariawan penyakit yang bisa dibilang sepele kalo kita tau obatnya. Tapi jangan dianggap sepele juga borr, kalo udah nyarang tuh di mulut lo, baru tau rasa lo. haha.
Gara-gara pembangunan makin banyak, ramuan tradisional ikut hilang, hutan makin habis, bumi makin panas. Makanya. Save our earth. Apaan?

noted: Postingan ditulis dalam keadaan ngedumel!

Why? Foto dari sini


Baca juga: Kecanduan Iklan Trivago
Baca selengkapnya

Rabu, 20 April 2016

Belajar Untuk Tidak Menyerah! Pada keadaan!

Apa yang dikatakan banyak motivator terkadang ada benarnya juga. Walaupun ketika sedang mendengar beliau memotivasi, kita sering mengumpat dalam hati seperti ini 'ngomong mah gampang, ngelakuin yang susah..J*ncuk!'

Gue pernah mendengar di salah satu seminar kampus swasta di Pasar Minggu, motivator kenamaan Jakarta berkata 'Anda tidak belajar, itu tidak apa-apa. Tapi jika pikiran anda tidak mengikuti perkembangan zaman, anda akan tersingkir!'
...

Gue mau berbagi sedikit cerita yang menurut gue berhubungan dengan quote diatas, tentang StandUp Comedy. Salah satu komedi yang beberapa tahun kebelakang mulai menunjukan daya tariknya di kalangan anak muda kota.

Dua semester yang lalu, film ber-tajuk komedi sedang naik daun. Ada satu film yang semua pemain nya hampir StandUp Comedy-an. Dari yang sudah terkenal sampe yang gak amat-amat terkenal.

Gue sedikit seneng, karena film Indonesia gak diisi orang yang itu-itu aja. Ngebosenin.
Banyak senengnya, karena gue sebenernya suka sama StandUp Comedy, dan sekarang ada filmnya, yang dalam ekspetasi gue filmnya bakal lucu banget. Dari kata-per-kata sampai situasi nya. Apalagi diperankan langsung oleh para Komika (sebutan untuk pelaku Standup Comedy).


Logo Suci, Foto dari sini


Gue sebenernya mengikuti perjalanan standup comedy di Indonesia sejak Raditya Dika ngupload video youtube yang berisi dia ngomongin keburukan dirinya sendiri di depan orang banyak. Tentang ketinggian badan dia yang sama seperti anak Smp. Tentang penjabaran dari kegelisahan dia tentang orang pacaran. Dan tanpa disadari, gue ngakak, LOL Pokoknya!

Dari situ, sebenernya gue langsung ngikutin Raditya Dika di twitter yang dulu followersnya masih jarang, kayak jembut perawan.
Gue mulai tau kalo aksi dia di video itu namanya StandUp Comedy. Yaitu komedi tunggal yang menceritakan kegelisahan hati di depan umum dalam hal apapun. Dalam rangkaian set-up dan punchline. Yang kadang memperlihatkan keluguan dan cara pandang seseorang dalam melihat sesuatu.

Gue mulai cari komika-komika lokal untuk di tonton dan rajin nonton SUCI (Stand Up Comedy Indonesia) yaitu sebuah pencarian bakat komik di salah satu stasiun TV.

Sampe pada akhirnya, gue masuk ke jenjang kuliah dan bergabung dengan komunitas StandUp di kampus gue. Gue mulai belajar menjadi standup comedian. Belajar menulis materi-materi tentang kegelisahan. 'Jangan cari yang lucu, lu cari aja kegelisahan lu tentang dunia. Asal lu jujur, tinggal tambahin pemanis pasti orang akan ketawa' salah satu kalimat yang gue ingat saat itu, tapi gue lupa siapa yang mengatakannya.

Gue mulai nyoba openmic (ajang menguji materi komika) di cafe-cafe, dan dateng ke openmic-openmic komunitas. Macam-macam komik gue temuin. Ada komik yang lucu banget, ada juga komika yang saking ga lucu nya, pengen langsung calling PLN buat matiin listrik di tempat itu.

Sekali dua kali openmic, gue mulai mengenal komika sekitar. Dan makin hari gue mulai kenal dengan para wajah komika lokal. Baik dari video maupun jabat tangan. Saling sharing, adalah ritual penting dalam standup comedy. Yang akhirnya membuat solid para penggiat 'komedi sendiri' ini.

Gue setiap hari nulis materi. Coba bawain depan kaca, selipin di candaan ketika ngobrol, sampe open mic untuk melancarkan diri bicara di depan umum.
Semua gue lakuin karena untuk menjadi hobi baru aja, biar kuliah ga puyeng-puyeng amat.

Berhubung standup comedy gue belum menghasilkan duit akhirnya gue cari kerja untuk menunjang dompet gue supaya tetap dalam keadaan gizi baik.

Mungkin karena kuliah dan kerja, kegiatan standup pun mulai redup dari gue. Gue gapernah nulis blog maupun materi standup. Dan dunia pun damai-damai saja.

Makin kesini dan makin future. Gue semakin liat banyak komika di acara-acara tv dan film. Gue sangat merenung. Coba aja dulu gue terus belajar dan mengasah kemampuan standup, mungkin gue sudah ikut main film. Hehe ngimpi!

Sampe akhirnya gue sadar, gue ketinggalan jauh, sangat. Mungkin sudah tersingkir atau or mungkin maybe. ehe~

Kalo lo pada nanya gimana keahlian standup gue?
Standup gue juga masih dasar banget. Setiap standup kadang lucu, kadang ga lucu, kadang juga bikin orang mau 'calling' PLN untuk memadamkan lampu di daerah itu.


Baca juga: Tips Memilih Topi
Baca selengkapnya

Minggu, 20 Maret 2016

Berenti Ngerokok itu Gampang!

Merokok merupakan rutinitas yang sudah gue lakukan hampir sepuluh tahun. Karena saking lama nya, kebiasaan ini sangat sulit untuk di hilangkan.
Pernah gue mencoba berhenti merokok pada awal tahun 2015 yang lalu dengan cara mengganti rokok alami(tembakau) dengan rokok elektrik (vaporizer). Karena katanya yang menjadi candu rokok itu oral-habbit nya.  (Baca juga: Aku perokok)

Gue pun dengan sangat bahagia membeli rokok yang bisa di cas itu. Cari mencari sampe akhirnya salah satu temen Jakmania dari Condet ada yang jual. Gue samperin sekalian beli gel nya, langsung beli 3 rasa, yaitu rasa strawberry, anggur dan cokelat.

Seminggu setelah memakai vapo ini ketergantungan rokok murni atau rokok alami memang agak berkurang. Tapi setelah sebulan memakai vaporizer, tenggorokan gue sakit. Sakit banget waktu itu sampe nelen aja susah. Dari situ vaporizer gak gue pake lagi, dan balik merokok dengan rokok tembakau lagi.

~~~
Sekitar bulan september atau oktober lalu, gue bercerita tentang keinginan untuk berhenti merokok dengan salah satu motivator dari kota Depok yaitu bapak Santoso atau lebih akrab di panggil Pak So. Beliau langsung mengatakan 'Gampang sekali! kamu terapin ini saja di dalam mindset kamu.
GAMAU BELI ROKOK! 
GAMAU MINTA ROKOK! 
GAMAU DIKASIH ROKOK!'

Baca juga: Kalau kita gak ngerokok, udah bisa beli apa aja ya?

Karena memang kala itu gue sedang niat banget berhenti merokok. Seminggu setelah bersusah payah melawan addict nikotin akhirnya gue berhasil bebas dari rokok. Cuma kalau nongkrong kaya ada yang kurang kalo ga ngerokok.

Gue saat itu sangat bergigih untuk tidak kembali menghisap rokok. Maka dari itu gue harus cari kawan yang juga tidak merokok. Hal ini pula yang mendorong gue untuk lebih menyibukan badan gue buat olahraga. Gue gabung Gymnastic di daerah Depok Timur sampe gue ikutan gabung dengan komunitas StreetWorkout Depok atau disingkat menjadi SWORD, yang biasa latihan di Taman Merdeka Depok Timur.

Setelah dua setengah bulanan mempunyai runitias yang berbeda. Gue jenuh. Ternyata gue gabisa hidup kaya gini, terlebih di daerah rumah gue kebanyakan perokok. Alhasil awal tahun 2016 pun, kembali bersandar pasangan serasi antara sebungkus rokok dan korek api di kantong celana gue.

Yang beda di 2016 ini gue memutuskan untuk pindah haluan rokok. Dari sebelumnya Gudang Garam Filter, menjadi Sampoerna Mild diakibatkan sudah terlalu sesak paru ini jika menghisap kretek. Terkecuali jika sedang diatas gunung.


Gue yang sebelah kanan, Masih kotak-kotak kan :P


Sebulan setelah merokok kembali dan jarang olahraga, perut gue masih keliatan kan sixpack nya haha. Yang penting mau apapun kegiatan lo, harus selalu diselingi dengan ber-olahraga.

Pada akhir tulisan, gue mau menyampaikan. Berhenti merokok itu gampang! yang penting mau atau tidak. Karena merokok itu soal pilihan.

Baca juga: Beberapa Hal Kenapa Kalian Harus Naik Gunung Sekali Seumur Hidup
Baca selengkapnya

Senin, 14 September 2015

Orang Dulu, Naik Gunung Hanya dengan Sekejap Mata.

Sumpal sungainya, pangkas gunung-gunungnya, bedil satwanya, beton sawah-sawahnya, keruk tanahnya, babat pohon-pohonnya, sampahilah langitnya, asapi udara nya. – FSTVLST

Bercerita tentang gunung tentu akan menghabiskan bergelas-gelas kopi. Pasti habis minimal lima cangkir gelas untuk mengingat lembar-lembar saat alam menulis kisahnya sendiri. Dimana alam bebas memilih siapa yang pantas bernafas di nadi nya dan siapa yang mati dalam genggamannya.

Semesta yang tidak pernah berhenti menyayangi manusia dalam kesewenang-wenangannya, kini semakin tergerus akal picik yang meracik dunia sendiri. Manusia tak memikirkan timbal balik. Hanya memikirkan kebahagiaan nya sendiri, tak dibagi-bagi.

Foto: Instagram Edelweis Basah


Sekarang, dimana pendaki sudah menambahkan kata senior junior yang ‘horror’ di dalamnya. Entah siapa yang memulai dan untuk apa tujuan nya, yang pasti kata itu telah merobek tenda yang dulu kita semua sama di dalamnya.

Yang baru memiliki pandangan sendiri dan enggan mengikuti jejak yang lama. Yang lama semakin congkak dan angkuh dengan ilmu dan pengalaman nya. Tak enak dibicarakan, apalagi dipandang. Lama-lama gunung akan menjadi ajang taruhan. Dimana naik gunung bukan lagi hasrat, melainkan bangsat.

Disaat gunung-gunung terbakar, sampah tercecer di jalur pendakian, vandalisme di mana saja. Siapa yang bisa disalahkan?
Pendaki baru yang belum tahu menahu aturan dan attitude di gunung, atau pendaki lama yang mengangkat dagu sembari menunjuk juniornya agar ini agar itu?


Wahai, mata-mata yang berbinar dan jiwa-jiwa yang selalu segar. Marilah Banyak berkaca sebelum melontarkan kata-kata.
Mengajak itu memang baik, tapi memberi contoh itu adalah cara yang terbaik. Tunjukan sikap yang teladan.
Mari simpul kembali tali yang kemarin terbagi dua. Dirikan tenda, racik teh atau kopi panas nya, mari bercerita. Sebab rumah kita masih sama, dibawah gemerlap bintang-bintang.


Mulailah dari diri sendiri. Bertindaklah bukan berkatalah.

Hidup memang terlalu singkat untuk mengurusi cerita hidup orang lain. Tapi ini bukan tentang cerita orang lain, melainkan cerita kita, dimana sosialisme antara makhluk sosial masih bisa ditegakkan dengan kokoh di semesta yang megah.


Jika mau main cepat-cepatan sampai puncak. Orang dulu, hanya dengan kejapan mata sudah ada di puncak gunung. Just Remember!


Baca juga : Edisi Sedih yang tak Berujung..... Akhirnya Tamat
Baca selengkapnya

Rabu, 08 Juli 2015

Hope

I hope
Kaki yang selama ini melangkah, berjalan bahkan sampai berlari menyamping dari jalan-Mu. Agar kini diarahkan ke jalan yang baik-baik. Ke tujuan yang jelas, jelas dijalan-Mu.
Semoga

I hope
Tangan yang selama ini terlalu banyak menggengam dosa. Agar kini selalu menghadap keatas, berdoa kepada-Mu dan selalu mempasrahkan sesuatunya kepada-Mu
Semoga

I hope
Mulut yang selama ini banyak mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas. Agar kini dihiasi dengan kata-kata indah yang jika dikeluarkan dari mulutku bisa membuat orang lain tertawa dan tersenyum.
Semoga

I hope
pikiran negative yang selama ini terjadi di dalam otak. Agar kini selalu memikirkan ibadah dan masa depan supaya mempunyai kesuksesan yang berakhlak. Dan semoga pikiran ini selalu mengingat tentang-Mu ketika ingin melakukan dan menginginkan sesuatu.
Semoga

I hope
Hati yang selama ini banyak menyimpan dengki dan selalu menyakiti. Agar kini dijauhkan dari penyakit-penyakit hati dan selalu suci seperti orang-orang pilihan-Mu
Semoga


Dari segala harapan diatas dan dosa-dosa pada fisik ini, aku mohon ampunan-Mu.

Foto: Google.com

Baca selengkapnya

Rabu, 01 Juli 2015

Kopi Ku, Tak Habis Lagi

Kita. Sepasang akal yang tarik menarik, berbagi imaji dalam getir kehidupan. Membuat sarkas sendiri yang kita tinggali setiap malam.

Ditempat biasa dengan udara yang seakan menusuk-nusuk kulit ini. Kopi buatan mu kita habiskan bersama, nafas demi nafas. Wajahmu nampak tenang. Itulah yang aku percaya, menyeruput cairan pekat berkafein itu mampu mengaktifkan ilusi keindahan yang berujung Kebebasan jiwa.

Tangan mu begitu terampil mencampur bubuk arabika yang selalu kubeli secara kiloan di pasar. Begitu nikmat, kepiluan yang diderita hidup bercampur aduk dengan pekat nya air kopi ini.


Setiap malam yang datang dengan gulita nya, selalu santai kita lewati dengan bercengkerama, ditemani harumnya aroma kopi yang mendekap setiap kita, menjadikan sebuah kompilasi angan, dibawah bintang-bintang.

Hingga saat kamu entah kemana. Aku bingung kepalang mau diapakan bubuk ini. Mau disruput bersama siapa air yang (tak lagi) nikmat ini. Sampai akhirnya, kopiku tak habis lagi.


 
Foto: Google



Baca juga: Hallo Jakarta, Jangan Pagi Dulu Ya!
Baca selengkapnya

Selasa, 30 Juni 2015

Hal-hal (sepele) Yang Membatalkan Puasa

Foto: Google


Eh udah puasa lagi aja, cepet banget ye. Perasaan baru kemaren lebaranan, salaman sama mantan. *tiba-tiba galau* #AnakZaman #KetawaDikit

Berhubung sekarang bulan ramadhan dan di draft blog gue banyak tulisan tentang bulan puasa. Daripada tulisan gue berujung cuma jadi draft mulu, gapapalah gue share beberapa draft gue. Ini draft tahun kemaren nih.

Berikut adalah hal-hal yang menurut gue sepele, tapi bisa membatalkan puasa.

1 Bertamu
Bertamu dapat membatalkan puasa jika kita bertamu nya ke warung masakan padang kemudian memesan Rendang, tetapi kalo cuma duduk dan ngobrol saja tidak akan membatalkan puasa kita, itu juga kalo kuat ngeliat ayam bakar yang melambaikan tangan dari balik tirai.

2 Membuang Uang Logam
Melempar uang logam dapat membatalkan puasa jika lemparan uang tersebut ditangkap tukang cendol, kemudian tukang cendol itu menghadiahkan kita segelas Es Cendol.

3 Memakai sepatu
Memakai sepatu adalah perbuatan yang membatalkan puasa jika kita memakai sepatu sehabis menyantap siang di Rumah Makan Lesehan.

4 Mengeluarkan Tangan dari Mobil
Jika sedang menunggu lampu merah jangan sesekali mengeluarkan tangan dari kaca mobil, apalagi disebelah mobil kita ada tukang aqua mijon dan secara sengaja kita membelinya.

5 Tersenyum
Tersenyum dapat membatalkan puasa jika kita tersenyum sehabis meminum coca-colas dipinggir jalan, kemudian memesan lagi Fantas dan Sprites. Wuih suegerrrr!

6 Tidur
Tidur di kosan temen yang (ada) rame-rame nya, itu juga bisa membatalkan puasa dan bikin ketagihan.

7 bengong
Bengong juga dapat membatalkan puasa jika sambil diiringi asap rokok yang keluar dari mulut kita dan sesekali menyeruput kopi.

8 duduk
Duduk juga dapat membatalkan puasa jika kita duduk di depan kulkas dan tangan kita dengan sengaja mengambil sirop dan mengaduknya dengan es batu dan air dingin.

9 nonton TV
Nonton TV adalah hal yang sangat membatalkan puasa jika nonton TV sambil nyemilin keripik dan biskuit.

Nah itu dia hal-hal yang dapat membatalkan puasa menurut gue. Kalo membatalkan puasa versi lo gimana? Tulis di komen yah :D

Baca selengkapnya